Search for collections on Publications

ANALISIS PENETAPAN PENGADILAN AGAMA JEPARA NOMOR 342/Pdt.P/2021/PA.Jepr TENTANG DISPENSASI KAWIN PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN

ROCHMAH INDANA ZULFA, 181410000583 (2022) ANALISIS PENETAPAN PENGADILAN AGAMA JEPARA NOMOR 342/Pdt.P/2021/PA.Jepr TENTANG DISPENSASI KAWIN PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN. Skripsi thesis, UNISNU.

[thumbnail of 1. 181410000583_COVER.pdf]
Preview
Text
1. 181410000583_COVER.pdf - Updated Version

Download (924kB) | Preview
[thumbnail of 2. 181410000583_BAB I.pdf] Text
2. 181410000583_BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (308kB)
[thumbnail of 3. 181410000583_BAB II.pdf] Text
3. 181410000583_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (425kB)
[thumbnail of 4. 181410000583_BAB III.pdf] Text
4. 181410000583_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (254kB)
[thumbnail of 5. 181410000583_BAB IV.pdf] Text
5. 181410000583_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (336kB)
[thumbnail of 6. 181410000583_BAB V.pdf] Text
6. 181410000583_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (113kB)
[thumbnail of 7. 181410000583_DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
7. 181410000583_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (226kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami frasa “alasan sangat mendesak” pada Pasal 7 ayat (2) Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang syarat diizinkannya permohonan dispensasi kawin serta pertimbangan yang digunakan hakim dalam penetapan perkara dispensasi kawin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, jenis penelitian kualitatif dan metode analisis isi. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa, Pertama, mengenai frasa “alasan sangat mendesak” tersebut tidak perlu mendoktrin apa saja alasan yang sangat mendesak dan juga tidak diperlukan penjabaran yang jelas terhadap frasa tersebut karena dianggap dapat menimbulkan stigma yang menjurus kepada satu perbuatan yang dapat direkayasa, cukuplah hakim diberikan kemerdekaan dalam menafsirkannya. Kedua, dalam menangani perkara dispensasi kawin hakim berpedoman pada PERMA Nomor 5 Tahun 2019 dan sejalan dengan UU Nomor 16 Tahun 2019 serta didukung dengan sumber hukum lain berupa kaidah fiqih, selain itu faktor pendukung dikabulkannya permohonan dispensasi kawin dinilai oleh hakim melalui kesiapan kemampuan calon mempelai pria dan wanita secara ekonomi, psikologis, sosiologis, maupun biologisnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Imron Choeri, S.H.I, M.H. Pembimbing II : Dr. Wahidullah, S.H.I, M.H.
Uncontrolled Keywords: Alasan Sangat Mendesak, Dispensasi Kawin, UU Nomor 16 Tahun 2019.
Subjects: 200 Agama > ISLAM > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.3 Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan > 2X4.31 Nikah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 03 Feb 2023 03:16
Last Modified: 03 Feb 2023 03:16
URI: https://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/4405

Actions (login required)

View Item
View Item