Search for collections on Publications

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROFESI PENGEMIS (Studi Kasus di Makam Mantingan Tahunan Jepara)

KHARISUL FALAKHI, 131410000161 (2016) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROFESI PENGEMIS (Studi Kasus di Makam Mantingan Tahunan Jepara). Skripsi thesis, UNISNU.

[thumbnail of 131410000161_COVER.pdf]
Preview
Text
131410000161_COVER.pdf - Published Version

Download (526kB) | Preview
[thumbnail of 131410000161_BAB I.pdf] Text
131410000161_BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (237kB)
[thumbnail of 131410000161_BAB II.pdf] Text
131410000161_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (188kB)
[thumbnail of 131410000161_BAB III.pdf] Text
131410000161_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (137kB)
[thumbnail of 131410000161_BAB IV.pdf] Text
131410000161_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (177kB)
[thumbnail of 131410000161_BAB V.pdf] Text
131410000161_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (79kB)
[thumbnail of 131410000161_DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
131410000161_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (73kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Untuk menjelaskan tinjauan hukum Islam terhadap profesi pengemis. 2. Untuk menguraikan penegakan hukum yang mengatur kegiatan mengemis
Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif dengan hasil: 1. Tinjauan hukum Islam terhadap profesi pengemis adalah ada beberapa hal yang melarang pengemis itu dijadikan profesi, diantaranya ialah: a) Haram Secara istilah haram ialah sesuatu yang apabila dikerjakan akan mendapat dosa dan apabila ditinggalkan ia akan pemperoleh pahala. Bagi pengemis yang melakukan pekerjaan itu setiap hari memang sudah menjadi kebiasaannya, namun banyak pandangan dari sebagian orang hal itu sangat hina. Mengemis bisa haram hukumnya jika dari sebagian mereka hanya untuk memanfaatkan harta dari orang lain. Dan juga untuk memperkaya diri semata, sedangkan ia mampu untuk melakukan pekerjaan lainnya. Dalam qaidah fiqhiya dijelaskan Apa saja yang dilakukan, maka haram pula memintanya, apa pun yang hukumnya haram dilakukan, memintanya kepada orang lain juga haram hukumnya. Sebab tindakan tersebut berarti mengajak untuk melakukan sesuatu yang diharamkan. b) Mubah Dalam arti luas mubah ialah boleh mengerjakan dan boleh meninggalkan hal yang tidak diharamkan syari. Kaitannya dalam hukum mengemis yang dijadikan sebagai profesi bisa mubah, apabila si pelaku mengalami cacat yang tidak mungkin ia bisa melakukan pekerjaan yang lain, atau bagi mereka yang sudah tidak memiliki apa-apa lagi maka jalan mengemis bisa mubah hukumnya bagi mereka. Dalam qaidah fiqhiyah dijelaskan, apa yang dibolehkan karena darurat, hendaknya dilakukan dalam ukuran sekedarnya. 2. Penegakan hukum yang mengatur kegiatan mengemis, adalah dari segi pemerintah mengacu pada Peraturan Pemerintah RI Nomor 31 tahun 1980 tentang Penanggulangan Gelandangan dan Pengemis ditegaskan bahwa gelandangan dan pengemis tidak sesuai dengan norma kehidupan bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, karena itu perlu diadakan usaha-usaha pembinaan. Usaha tersebut bertujuan untuk memberikan rehabilitasi kepada anak jalanan, gelandangan, pengemis dan pengamen agar mampu mencapai taraf hidup, kehidupan dan penghidupan yang layak sebagai warga negara Republik Indonesia. Masalah anak jalanan, gelandangan, pengemis dan pengamen merupakan fenomena sosial yang tidak bisa dihindari keberadaannya terutama di Kota Jepara, hal ini dipengaruhi oleh faktor kemiskinan, terbatasnya lapangan pekerjaan yang tersedia, terbatasnya pengetahuan dan keterampilan, masalah urbanisasi serta masalah kecacatan menyebabkan banyak diantara mereka demi mempertahankan hidupnya dengan terpaksa menjadi anak jalanan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Dr. H. Barowi,M.Ag
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam dan Profesi Pengemis.
Subjects: 200 Agama > ISLAM > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 09 Jan 2023 07:09
Last Modified: 09 Jan 2023 07:09
URI: https://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/3978

Actions (login required)

View Item
View Item