DAMPAK PEMBAGIAN WARIS DENGAN CARA HIBAH DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Sukosono Kabupaten Jepara)

LISA NUR HABIBA, 171410000529 (2021) DAMPAK PEMBAGIAN WARIS DENGAN CARA HIBAH DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Sukosono Kabupaten Jepara). Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
171410000529_COVER.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
171410000529_BAB I.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text
171410000529_BAB II.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text
171410000529_BAB III.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
171410000529_BAB IV.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
171410000529_BAB V.pdf - Published Version

Download (562kB) | Preview
[img]
Preview
Text
171410000529_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (931kB) | Preview
[img]
Preview
Text
171410000529_LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (931kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kejadian pembagian waris di desa Sukosono, yang dimana pembagian tersebut dengan cara hibah. Yaitu harta dibagi ketika orang tua masih hidup dan untuk ahli waris semua mendapatkan bagian yang sama antara anak laki-klaki dan anak perempuan.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pelaksanaan warisan dan hibah di desa Sukosono kabupaten Jepara. Warisan merupakan harta peninggalan yang ditinggalkan pewaris kepada ahli waris, sedangkan hibah merupakan pemberian yang dilakukan oleh seseorang kepada pihak lain yang dilakukan ketika masih hidup dan pelaksanaan pembagiannya dilakukan pada waktu masih hidup pula. Hibah dan waris adalah dua hal yang berbeda, akan tetapi sebagian masyarakat desa Sukosono kabupaten Jepara belum memahaminya. Sehingga di dalam pembagian hibah maupun waris banyak terjadi penyimpangan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan objek penelitian berupa praktik pembagian waris dengan cara hibah di desa Sukosono kabupaten Jepara, jenis penelitian kualitatif dan metode analisi kualitatif deskriptif dan metode induktif yaitu peniliti membuat pernyataan umum berdasarkan observasi di desa Sukosono kabupaten Jepara dan melakukan wawancara kepada masyarakat yang melaksanakan pembagian waris dengan cara hibah. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini bahwa, pertama, masyarakat desa Sukosono kabupaten Jepara pada umumnya melaksanakan pembagian waris dengan cara hibah, yaitu harta dibagikan kepada ahli waris ketika si pewaris (orang tua) masih hidup. Kedua, Pemberian warisan tersebut kebanyakan berupa tanah dan dibagikan secara rata antara anak laki-laki dan anak perempuan mendapatkan bagian yang sama. Padahal dalam aturan Kompilasi Hukum Islam anak laki-laki dan anak perempuan bagiannya lebih banyak anak laki-laki yaitu dua berbanding satu dengan anak perempuan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Hudi, S.H.I., M.S.I Pembimbing II : Imron Choeri, S.H.I., M.H.
Uncontrolled Keywords: Waris, Hibah, Kompilasi Hukum Islam
Subjects: 200 Agama > ISLAM > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.4 Hukum Waris Islam, Faraid > 2X4.43 Pembagian Harta Warisan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 16 Dec 2021 02:16
Last Modified: 16 Dec 2021 02:16
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/898

Actions (login required)

View Item View Item