ANALISIS KOMPARATIF ALIH FUNGSI OBJEK WAKAF PERSPEKTIF FIKIH MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB HAMBALI

AHMAD SYAIFUDIN, 171410000521 (2021) ANALISIS KOMPARATIF ALIH FUNGSI OBJEK WAKAF PERSPEKTIF FIKIH MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB HAMBALI. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
1. 171410000521_COVER.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. 171410000521_BAB I.pdf - Published Version

Download (910kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. 171410000521_BAB II.pdf - Published Version

Download (389kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. 171410000521_BAB III.pdf - Published Version

Download (690kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. 171410000521_BAB IV.pdf - Published Version

Download (800kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. 171410000521_BAB V.pdf - Published Version

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. 171410000521_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (399kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. 171410000521_LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (113kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hadis tentang wakaf yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar, bahwasanya objek wakaf itu tidak boleh dijual, tidak boleh dihibahkan, dan tidak boleh diwariskan.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan mazhab Syafi’i dan Mazhab Hambali tentang alih fungsi objek wakaf dan memahami komparasi pendapat kedua mazhab tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif normatif, jenis penelitian kualitatif, pendekatan deskriptif analisis. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder.
Hasil penelitian ini bahwa, pertama, dalam mazhab Syafi’i tidak boleh menjual objek wakaf berupa masjid dengan alasan tanahnya masih bisa digunakan untuk salat dan iktikaf, sedangkan objek wakaf selain masjid masih ada perbedaan pendapat dikalangan mazhab Syafi’i sendiri, ada yang memperbolehkan dan ada yang tidak. Menurut mazhab Hambali tidak boleh menjual objek wakaf, tetapi jika objek wakaf tidak bermanfaat lagi maka boleh dijual walaupun berupa masjid sekalipun. Kedua, titik temu dari kedua mazhab tersebut adalah pada dasarnya tidak boleh menjual objek wakaf karena sifatnya yang abadi, akan tetapi mazhab Hambali menambahkan jika masih bisa dimanfaatkan, jika tidak bisa maka boleh dialih fungsikan atau dijual sehingga bisa mendatangkan kemanfaatan dan kemaslahatan sebagaimana tujuan wakaf.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Mayadina Rohmi Musfiroh, M.A. Pembimbing II : Alfa Syahriar, Lc., M.Sy.
Uncontrolled Keywords: Analisis, Komparatif, Alih Fungsi Objek Wakaf, Mazhab Syafi’i, Mazhab Hambali
Subjects: 200 Agama > ISLAM > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.2 Muamalat, Muamalah /Hukum Perdata Islam > 2X4.251 Shadaqah, Sedekah
200 Agama > ISLAM > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.8 Fikih dari Berbagai Paham, Mahzab > 2X4.83 Mahzab Syafi'i, Syafii
200 Agama > ISLAM > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.8 Fikih dari Berbagai Paham, Mahzab > 2X4.84 Mahzab Hambali, Hanbal
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 13 Dec 2021 06:49
Last Modified: 13 Dec 2021 06:49
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/896

Actions (login required)

View Item View Item