STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN RUNWAY, TAXIWAY DAN APRON BANDARA DEWANDARU KARIMUNJAWA JEPARA

BINTANG MUFTI ARIF, 141230000030 (2021) STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN RUNWAY, TAXIWAY DAN APRON BANDARA DEWANDARU KARIMUNJAWA JEPARA. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
1 - 141230000030 - HALAMAN DEPAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2 - 141230000030 - BAB I.pdf - Published Version

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3 - 141230000030 - BAB II.pdf - Published Version

Download (397kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4 - 141230000030 - BAB III.pdf - Published Version

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5 - 141230000030 - BAB IV.pdf - Published Version

Download (552kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6 - 141230000030 - BAB V.pdf - Published Version

Download (51kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7 - 141230000030 - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8 - 141230000030 - LAMPIRAN - LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pulau Karimunjawa sebagai tempat pariwisata yang terletak di Jepara Provinsi Jawa Tengah. Permintaan terhadap transportasi udara dari tahun ke tahun meningkat, oleh karena itu bandar udara dewandaru diharapkan dapat melayani penerbangan pesawat jenis besar untuk menampung permintaan yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menengatu kebetuhan runway, taxyway dan apron di bandara dewandaru untuk kondisi 20 tahun kedepan dengan menggunakan FAA (federal aviation administration) dan SKEP77 (surat keputusan pemerintah tentang persyaratan teknis pengoperasian bandar udara). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan dengan pengumpulan data dan studi literatur berupa data primer yang berisi survey lokasi, pergerakan pesawat, data dimensi existing dan data sekunder yang berisi data-data berupa jurnal, SNI, data Dewandaru, FAA, ICAO dan SKEP. Dari hasil penelitian didapatkan, panjang runaway runway existing dalam jangka 20 tahun kedepan dalam hasil analisis ARFL per 2 jenis pesawat didapatkan panjang koreksi runway sebesar 1.417 m, untuk lebar 30m dan Luas sebesar 42510 m2, maka perlu pengembangan dalam dimensi panjangnya sebesar 217m. Untuk taxiway existing dalam jangka 20 tahun kedepan dalam perhitungan diketahui Luas sebesar 9420 m2, maka perlu pengembangan sebesar 8.444 m2. Untuk Terminal (Apron) dalam perhitungan dalam jangka 20 tahun kedepan didapatkan dimensi Pesawat ATR 42-500 dimensi apron 168 m x 102 m dengan luasan 17.136 m2. Dan membutuhkan 13 Gateway position dan pesawat ATR 72-600 dimensi apron 819 m x 37 m dengan luasan 30.303 m2 membutuhkan 1 Gateway position. Bandara Dewandaru mengalami kenaikan yang signifikan terhadap penumpang datang dan berangkat dalam 20 tahun kedepan di tahun 2039 yaitu total penumpang datang dan berangkat sebanyak 40.815 penumpang. Bandara Dewandaru mengalami kenaikan yang signifikan terhadap pesawat datang dan berangkat dalam 20 tahun kedepan di tahun 2039 yaitu total pesawat datang dan berangkat sebanyak 1.616 pesawat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Nor Hidayati, ST., MT. Pembimbing II : Decky Rochmanto, ST., MT.
Uncontrolled Keywords: Runway, Taxiway, Apron, Penumpang, Pesawat.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 620 Ilmu Teknik > 626 Landasan Bandara (Runway)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Sipil
Depositing User: UPT Perpustakaan UNISNU Jepara
Date Deposited: 01 Dec 2021 03:59
Last Modified: 01 Dec 2021 03:59
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/678

Actions (login required)

View Item View Item