ANALISIS PERHITUNGAN DEBIT DAN KEHILANGAN AIR PADA PROGRAM PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI KABUPATEN JEPARA

FILSA NURTIFANI SULAIMAN, 151230000075 (2020) ANALISIS PERHITUNGAN DEBIT DAN KEHILANGAN AIR PADA PROGRAM PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI KABUPATEN JEPARA. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
151230000075_COVER.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000075_BAB I.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000075_BAB II.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000075_BAB III.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000075_BAB IV.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000075_BAB V.pdf - Published Version

Download (510kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000075_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (490kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000075_LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Air merupakan salah satu sumber daya utama bagi kebutuhan hidup manusia di alam semesta ini. Penyediaan kemudahan sanitasi yang layak bergantung pada ketersediaan sarana air minum yang mumpuni. Masalah pemenuhan kebutuhan air bersih ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah maupun masyarakat, salah satu program pemerintah dalam penyediaan air bersih serta sanitasi adalah PAMSIMAS yaitu program yang dilaksanakan pemerintah untuk membantu menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam penyediaan air bersih serta mengatasi masalah sanitasi yang berbasis masyarakat terutama masyarakat perdesaan dan pinggiran kota. Dalam suatu distribusi air pasti ada kendala dalam kehilangan air. Penelitian ini menfokuskan mengetahui bagaimana besar suatu debit dan kehilangan air di 10 desa yang sudah terpasang program pamsimas di Kabupaten Jepara, yaitu desa Klepu, Jugo, Sumberrejo, Kepuk, Gelang, Damarwulan, Bucu, Sumanding, Tunahan, dan Dudakawu. Untuk terus memenuhi kebutuhan air bersih, sistem penyediaan air bersih PAMSIMAS juga direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2040. Hasil penelitian menunjukkan kehilangan air tertinggi terdapat di desa Bucu sebesar 61,0% dan terendah di desa Klepu, Jugo, Sumberejo, dan Damarwulan sebesar 6,25%. Debit air tertinggi terdapat di desa Gelang dan Sumanding sebesar 24,5 m3/detik dan terendah di desa Jugo sebesar 8,57 m3/detik. Hasil simulasi jaringan pipa menggunakan program Epanet 2.0, kriteria desain jaringan pipa tersebut mampu memenuhi kebutuhan air bersih di masing-masing desa. Debit air sumber mampu memenuhi kebutuhan air domestik sampai dengan tahun 2040. Faktor penghambat program PAMSIMAS yaitu pipa pecah akibat kendaraan, longsor, kebakaran dimusim kemarau, dan meteran rusak. Sedangkan faktor pendukung yang belum terlaksana yaitu belum adanya penampungan untuk sumber air yang berlebihan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Khotibul Umam, S. T., M. T. Pembimbing II : Nor Hidayati, S. T., M. T.
Uncontrolled Keywords: Air Bersih, Kehilangan Air, PAMSIMAS, Epanet 2.0.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 620 Ilmu Teknik > 628 Teknik Perlindungan Lingkungan > 628.1 Teknik Persediaan Air
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Sipil
Depositing User: UPT Perpustakaan UNISNU Jepara
Date Deposited: 19 Nov 2021 03:40
Last Modified: 19 Nov 2021 03:40
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/504

Actions (login required)

View Item View Item