PENGARUH PERBANDINGAN MATERIAL PASIR DAN RAP (RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT) PADA MORTAR GEOPOLIMER DENGAN UJI KUAT TEKAN

YUDI UTOMO PUTRA, 161230000139 (2020) PENGARUH PERBANDINGAN MATERIAL PASIR DAN RAP (RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT) PADA MORTAR GEOPOLIMER DENGAN UJI KUAT TEKAN. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
161230000139_COVER.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
161230000139_BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
161230000139_BAB II.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
161230000139_BAB III.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
161230000139_BAB IV.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img]
Preview
Text
161230000139_BAB V.pdf - Published Version

Download (591kB) | Preview
[img]
Preview
Text
161230000139_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (732kB) | Preview
[img]
Preview
Text
161230000139_LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Meningkatnya pekerjaan jalan aspal yang terjadi di indonesia menyebabkan kebutuhan bahan aspal meningkat. RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) adalah sisa limbah padat dari pekerjan pengerukan jalan aspal atau biasa disebut cold milling yang terdiri batu split dan aspal. Pemanfaatan RAP tersebut masih kurang dipahami, karena itu ada yang dibuang dipinggir jalan hanya sebagai urugan dan disimpan digudang tetapi tidak di pergunakan. Limbah RAP ini digunakan sebagai material agregat halus sebagai campuran mortar geopolimer yang merupakan ide baru yang bisa dikembangkan. Dalam penelitian ini pemakaian material RAP sebagai agregat halus yang di campur dengan pasir dengan beberapa variasi campuran pasir 100% : RAP 0%, 90% : RAP 10%, 80% : RAP 20%, 70% : RAP 30%, 60% : RAP 40%, dan 50% : RAP 50%. Perbandingan pemakain campuran material mortar geopolimer tersebut adalah 55% (agregat) dan 45% (binder + aktivator). Penelitian yang dilakukan dengan uji mortar ukuran 5cm x 5cm x 5cm. Jumlah total setiap campuran ada 18 sampel dengan setiap pengujian dilakukan 6 sampel. Pengujian kuat tekan mortar geopolimer dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Pengujian kuat tekan mortar geopolimer untuk mengetahui mutu dan nilai kekuatan mortar geopolimer. Sebelum dilakukan pengujian terlebih dahulu benda uji dilakukan perawatan dengan menyimpan benda uji mortar pada suhu ruangan yang stabil dan tidak secara langsung terpapar sinar matahari dalam posisi dimasukkan kedalam plastik dan tertutup rapat. Mortar geopolimer dengan varisi campuran campuran pasir 90% : RAP 10% mempunyai kuat tekan paling tinggi 43,87 MPa pada umur 28 hari dibandingkan dengan mortar geopolimer variasi tanpa RAP atau pada campuran 100% : RAP 0% dengan nilai 43,07 MPa. Pengujian kuat tekan terendah pada umur 28 hari pada campuran 50% : 50% dengan hasil kuat tekan 24, 40 MPa. Dari hasil data pengujian diatas semakin banyak material RAP yang dipakai nilai kuat tekan semaikin menurun. Untuk menghasilkan nilai mutu tinggi dengan campuran material RAP makan akan lebih baik dengan sedikit menambahkan material RAP.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1 : Ariyanto, ST., MT. Pembimbing 2 : Nor Hidayati, ST., MT.
Uncontrolled Keywords: Material RAP, Limbah Aspal, Fly Ash, Mortar Geopolymer.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 620 Ilmu Teknik > 624 Teknik Sipil > 625.8 Teknik Permukaan Jalan Raya Buatan (paving, makadam, jalan aspal, jalan beton, trotoar)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Sipil
Depositing User: UPT Perpustakaan UNISNU Jepara
Date Deposited: 04 Oct 2021 06:56
Last Modified: 04 Oct 2021 06:56
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/285

Actions (login required)

View Item View Item