PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA OPTIMAL BERDASARKAN WAKTU BAKU PADA PRODUKSI PANEL CLADDING DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORK LOAD ANALYSIS

IMRON ASHAR, 151210000096 (2020) PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA OPTIMAL BERDASARKAN WAKTU BAKU PADA PRODUKSI PANEL CLADDING DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORK LOAD ANALYSIS. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
151210000096_COVER.pdf - Published Version

Download (782kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151210000096_BAB I.pdf - Published Version

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151210000096_BAB II.pdf - Published Version

Download (681kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151210000096_BAB III.pdf - Published Version

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151210000096_BAB IV.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
151210000096_BAB V.pdf - Published Version

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151210000096_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (93kB) | Preview

Abstract

Perusahaan sering mengalami keterlambatan pengiriman barang, dikarenakan output yang dihasilkan dari pengerjaan panel Cladding ini tidak sesuai target yang diberikan. Dari perusahaan menargetkan 15.000 panel, tetapi yang dapat diproduksi sebanyak 12.000 panel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu baku dan untuk menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal dari masing-masing proses pengerjaannya dengan menggunakan metode Work Load Analysis dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisien kerja. Dari hasil pengolahan data mendapatkan hasil masing-masing diperoleh Waktu Baku pada mesin serut 1 sebesar 0,47 menit, mesin serut 2 sebesar 0,47 menit, mesin jointer sebesar 0,39 menit, mesin serkel 1 sebesar 0,47 menit, mesin serkel 2 sebesar 0,47 menit, proses perakitan sebesar 1,24 menit, dan proses pengeliman sebesar 0,45 menit. Dari hasil penentuan jumlah tenaga kerja yang optimal menggunakan metode Work Load Analysis rata-rata perlu adanya penambahan jumlah tenaga kerja. Pada proses produksi mesin serut 1, mesin serut 2, mesin serkel 1, mesin serkel 2, dan proses pengeliman perlu ada penambahan tenaga kerja masing-masing proses pengerjaan sejumlah 1 orang tenaga kerja, sedangkan pada mesin jointer juga perlu ada penambahan sejumlah 2 orang tenaga kerja, dan proses perakitan tidak perlu ada penambahan jumlah tenaga kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : M. Choiru Zulfa, S.T, M.T., Pembimbing II : Noor Nailie Azzat, S.T, M.T.
Uncontrolled Keywords: Waktu Siklus, Waktu Normal, Waktu Baku, Work Load, Jumlah Tenaga Kerja.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 670 Manufaktur, Pabrik-pabrik > 674 Teknologi Perkayuan, Teknologi Kayu
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri
Depositing User: UPT Perpustakaan UNISNU Jepara
Date Deposited: 01 Oct 2021 07:21
Last Modified: 01 Oct 2021 07:21
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/264

Actions (login required)

View Item View Item