ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN BOTTOM ASH DARI PLTU TANJUNG JATI B JEPARA SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR SUNGAI TEMPUR TERHADAP KUAT TEKAN KUBUS BETON

YULI ISMAYANTI, 131230000013 (2017) ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN BOTTOM ASH DARI PLTU TANJUNG JATI B JEPARA SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR SUNGAI TEMPUR TERHADAP KUAT TEKAN KUBUS BETON. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
131230000013_COVER.pdf - Published Version

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
131230000013_BAB I.pdf - Published Version

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
131230000013_BAB II.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
131230000013_BAB III.pdf - Published Version

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
131230000013_BAB IV.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
131230000013_BAB V.pdf - Published Version

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
131230000013_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Bottom Ash merupakan limbah dari proses pembakaran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap yang mempunyai ukuran partikel lebih besar dan berat dari fly ash, sehingga Bottom Ash akan jatuh pada dasar tungku pembakaran dan terkumpul pada penampung. Limbah hasil pembakaran batu bara dimana jumlahnya akan terus meningkat selama industri terus berjalan. Penanganan limbah ini dilakukan dengan cara menimbunnya di lahan kosong sehingga apabila jumlah semakin bertambah maka semakin luas pula area yang diperlukan untuk menimbunnya. Maka dari itu perlu adanya pemanfaatan bottom ash, salah satunya sebagai bahan substitusi pasir dalam campuran beton. Dalam penelitian ini juga menggunakan sikament tipe LN yang termasuk dalam bahan tambah Tipe F “Water Reducing, High Range Admixtures” sebesar 1% dari berat semen. Bahan tambah ini berfungsi untuk mengurangi jumlah air pencampur yang diperlukan untuk menghasilkan beton dengan konsistensi tertentu, sebanyak 12% atau lebih.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan bottom ash terhadap kuat tekan beton. Disamping itu untuk memanfaatkan limbah hasil pembakaran batu bara yang jumlahnya terus meningkat. Prosentase campuran bottom ash adalah 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%,90% dan direndam pada durasi 7, 14, 28 hari.
Faktor campuran kadar bottom ash dan umur perendaman pada beton menunjukkan bahwa penambahan bottom ash sebagai bahan substitusi pasir sungai Tempur sebanyak 40% memiliki kuat tekan maksimal yaitu 14,44 MPa untuk umur 7 hari, 19,85 MPa untuk umur 14 hari dan 22,67 MPa untuk umur 28 hari. Sedangkan untuk bottom ash dengan kadar 0% memiliki kuat tekan 6,81 Mpa untuk umur 7 hari, 9,93 Mpa untuk umur 14 hari dan 12,74 Mpa untuk umur 28 hari.
Setelah mengetahui hasil dan pembahasan pengaruh campuran kadar bottom ash dan umur perendaman terhadap kuat tekan beton, maka nilai kuat tekan beton pada campuran bottom ash 40% merupakan nilai tertinggi. Umur perendaman juga sangat mempengaruhi nilai kuat tekan beton, pada umur perendaman 7 hari memiliki nilai kuat tekan paling rendah, umur perendaman 14 hari memiliki kuat tekan lebih tinggi dibanding pada umur perendaman 14 hari sedangkan umur perendaman 28 hari nilai kuat tekannya paling tinggi. Sedangkan untuk beratdari beton tersebut, berat beton akan semakin menurun dengan bertambahnya prosentase bottom ash pada campuran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Mochammad Qomaruddin, S.T., M.T. Pembimbing II : Khotibul Umam, S.T., M.T.
Uncontrolled Keywords: Bottom Ash, Pasir Tempur, Beton.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 690 Teknik Bangunan > 691 Material Bangunan > 691.3 Beton untuk Bangunan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Sipil
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 25 Feb 2022 03:28
Last Modified: 25 Feb 2022 03:28
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/2477

Actions (login required)

View Item View Item