PEMBATALAN PERKAWINAN SERTA AKIBAT HUKUMNYA DI PENGADILAN AGAMA JEPARA (Analisis Putusan Nomor.07/Pdt.G/2017/PA.Jepr)

NUR HIKMAH, 131410000249 (2018) PEMBATALAN PERKAWINAN SERTA AKIBAT HUKUMNYA DI PENGADILAN AGAMA JEPARA (Analisis Putusan Nomor.07/Pdt.G/2017/PA.Jepr). Skripsi thesis, UNISNU JEPARA.

[img]
Preview
Text
131410000249_COVER.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
131410000249_BAB I.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
131410000249_BAB II.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview
[img]
Preview
Text
131410000249_BAB III.pdf - Published Version

Download (14MB) | Preview
[img]
Preview
Text
131410000249_BAB IV.pdf - Published Version

Download (11MB) | Preview
[img]
Preview
Text
131410000249_BAB V.pdf - Published Version

Download (513kB) | Preview
[img]
Preview
Text
131410000249_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (889kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa terhadap dasar hukum yang digunakan oleh majelis hakim Pengadilan Agama Jepara dalam memutus perkara Nomor.07/Pdt.G/2017/PA.Jepr serta untuk mengetahui akibat hukum apa saja yang ditimbulkan dari adanya pembatalan perkawinan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan yuridis-normatif, yaitu pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, asas-asas hukum, serta peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa 1. pembatalan perkawinan terjadi karena adanya salah sangka mengenai diri suami atau istri, yaitu suami (Pemohon) merasa tertipu dengan keadan istri (Termohon) yang ternyata dalam keadaan hamil saat melangsungkan perkawinan dengan Pemohon. Oleh karena itu, Pengadilan Agama Jepara membatalkan perkawinan tersebut dengan bukti-bukti yang telah diperiksa oleh majelis hakim. 2. Dasar hukum yang digunakan majelis hakim Pengadilan Agama Jepara sebagai bahan pertimbangan dalam memutus perkara ini yaitu sesuai pada Pasal 24, 25, dan 27 ayat 92) Undang-undang No. 1 tahun 1974. 3. Mengenai status anak yang telah dilahirkan oleh Termohon, majelis hakim menetapkan bahwa anak tersebut bukan merupakan anak biologis dari Pemohon.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Muhammad Husni Arafat, Lc.,M.S.I Pembimbing II : Nur Kholis.S.H.I.,M.S.I
Uncontrolled Keywords: Pembatalan Perkawinan, Akibat Hukum, pengadilan Agama Jepara
Subjects: 200 Agama > ISLAM > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.3 Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan > 2X4.31 Nikah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 25 Feb 2022 03:12
Last Modified: 25 Feb 2022 03:12
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/2469

Actions (login required)

View Item View Item