PEMANFAATAN LIMBAH BOTTOM ASH DENGAN SUBSTITUSI BINDER LIMBAH GYPSUM DAN LIMBAH LAS KARBIT DALAM PEMBUATAN BATA BETON UNTUK KONSTRUKSI DINDING

RIZKI ALFIDA, 151230000120 (2019) PEMANFAATAN LIMBAH BOTTOM ASH DENGAN SUBSTITUSI BINDER LIMBAH GYPSUM DAN LIMBAH LAS KARBIT DALAM PEMBUATAN BATA BETON UNTUK KONSTRUKSI DINDING. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
151230000120_COVER.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000120_BAB I.pdf - Published Version

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000120_BAB II.pdf - Published Version

Download (380kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000120_BAB III.pdf - Published Version

Download (457kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000120_BAB IV.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000120_BAB V.pdf - Published Version

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151230000120_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Di Indonesia, pertambahan penduduk semakin meningkat dari tahun ke tahun. Seiring meningkatnya pertambahan penduduk, maka kebutuhan akan pembangunan juga meningkat. Semakin banyaknya pembangunan, maka kebutuhan bata sebagai penyusun dinding juga meningkat. Untuk itu, dibuat lah eksperimen mengenai bata beton untuk konstruksi dinding dengan memanfaatkan limbah B3 yang ada di lingkungan sekitar. Bata beton untuk konstruksi dinding pada umumnya terbuat dari campuran material semen, pasir, air, dan bahan tambahan lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti membuat bata beton dengan campuran material bottom ash, gypsum, las karbit, semen, dan air. Penggunaan bottom ash dalam pembuatan bata beton untuk konstruksi dinding adalah untuk menghasilkan bata beton ringan yang memiliki harga ekonomis, kualitas yang maksimal, serta untuk mengurangi adanya pencemaran lingkungan yang berlebihan. Selain menggunakan limbah bottom ash, ada juga material lain yang digunakan yaitu gypsum. Kedua limbah tersebut didapatkan dari PLTU Tanjung Jati B Unit 3&4. Pada penelitian ini digunakan 2 jenis benda uji yaitu bata beton campuran GP&PC dan bata beton campuran LK&PC. Untuk tiap benda uji terdapat 7 mix design dengan komposisi campuran yang berbeda (0%GP : 100%PC, 5%GP : 95%PC, 10%GP : 90%PC, 15%GP : 85%PC, 20%GP : 80%PC, 25%GP : 75%PC, 30%GP : 70%PC), begitu sebaliknya dengan yang LK : PC. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, nilai kuat tekan tertinggi pada campuran gypsum dan semen untuk semua umur ada pada variasi mix design 0%GP:100%PC sebesar 144.43 kg/cm2. Sedangkan untu campuran las karbit dan semen, nilai kuat tekan tertinggi ada pada variasi mix design 5%GP:95%PC sebesar 138.62 kg/cm2. Semakin banyak limbah gypsum dan las karbit yang digunakan dalam bata beton untuk konstruksi dinding, maka semakin rendah nilai kuat tekan yang didapatkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : H. Mochammad Qomaruddin, S.T., M.T. Pembimbing II : Decky Rohmanto, S.T., M .T.
Uncontrolled Keywords: Bata Beton, Bottom Ash, Gypsum, Limbah Karbit, Kuat Tekan
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 690 Teknik Bangunan > 691 Material Bangunan > 691.3 Beton untuk Bangunan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Sipil
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 21 Feb 2022 03:39
Last Modified: 21 Feb 2022 03:39
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/2429

Actions (login required)

View Item View Item