STUDI KINERJA ANGKUTAN UMUM PEDESAAN BERDASARKAN FAKTOR MUAT, FREKUENSI DAN WAKTU TEMPUH DI KABUPATEN JEPARA – JAWA TENGAH

DIAN NOVI FAHRIDA, 141230000016 (2019) STUDI KINERJA ANGKUTAN UMUM PEDESAAN BERDASARKAN FAKTOR MUAT, FREKUENSI DAN WAKTU TEMPUH DI KABUPATEN JEPARA – JAWA TENGAH. Skripsi thesis, UNISNU JEPARA.

[img]
Preview
Text
141230000016_COVER.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
141230000016_BAB I.pdf - Published Version

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
141230000016_BAB II.pdf - Published Version

Download (774kB) | Preview
[img]
Preview
Text
141230000016_BAB III.pdf - Published Version

Download (571kB) | Preview
[img]
Preview
Text
141230000016_BAB IV.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
141230000016_BAB V.pdf - Published Version

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text
141230000016_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (285kB) | Preview

Abstract

Angkutan umum merupakan salah satu transportasi umum yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan melakukan pergerakan atau kegiatan dari tempat asal ke tempat yang berbeda. Pertumbuhan jumlah penduduk di Kabupaten Jepara saat ini menyebabkan kebutuhan akan transportasi lalu lintas bertambah meningkat. Selain itu juga membuat sarana prasarana lalu lintas menjadi terkendala. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisa kinerja pelayanan angkutan umum. Dalam penelitian ini indikator kinerja angkutan umum yang diteliti adalah faktor muat/load factor merupakan banyaknya penumpang yang naik dan/atau turun. Waktu tempuh/perjalanan yaitu merupakan waktu yang dibutuhkan kendaraan melakukan perjalanan termasuk waktu saat kendaraan berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan keterlambatan jika terjadi hambatan. Sedangkan frekuensi merupakan jumlah kendaraan yang melewati satu titik tertentu (misalnya halte bus) dalam satuan kendaraan perjam atau perhari. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dengan menggunakan 3 (tiga) jurusan angkutan pedesaan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor muat jumlah penumpang jurusan A (Mayong-Pancur-Muryolobo) memiliki jumlah penumpang terbanyak dan jurusan C (Jepara-Kedung-Pecangaan) memiliki jumlah penumpang paling sedikit. Jumlah rata-rata Waktu tempuh untuk jurusan A memiliki jumlah rata-rata untuk 5 angkutan pedesaan adalah 24,736 Km/jam dengan panjang ruas 16,3 Km, jurusan B (Jepara-Senenan-Batealit-Pecangaan) memiliki jumlah rata-rata untuk 5 angkutan pedesaan adalah 27,076 Km/Jam dengan panjang ruas 27,9 Km. Dan jumlah rata-rata jurusan C adalah 28,754 Km/Jam dengan panjang ruas 20,7 Km. Frekuensi jumlah kendaraan pada jurusan A sebanyak 62 Angkutan pedesaan, jurusan B sebanyak 61 Angkutan pedesaan dan jurusan C dengan frekuensi jumlah kendaraan sebanyak 45 Angkutan pedesaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I :H. Mochammad Qomaruddin, ST., MT Pembimbing II :Nor Hidayati, ST., MT
Uncontrolled Keywords: Angkutan Umum, Angkutan Pedesaan, Penumpang, Faktor Muat, Waktu Tempuh
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 380 Perdagangan, Komunikasi, Transportasi > 388 Transportasi Jalan Raya > 388.46 Angkutan Kota dan Desa (Busway, Ojek)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Sipil
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 08 Feb 2022 03:00
Last Modified: 08 Feb 2022 03:00
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/2197

Actions (login required)

View Item View Item