TINJAUAN KONSEP ‘URF TERHADAP LARANGAN PERKAWINAN TUNGGAL WATES DI DESA SIDIGEDE KECAMATAN WELAHAN KABUPATEN JEPARA

DEDI IRAWAN, 151410000449 (2019) TINJAUAN KONSEP ‘URF TERHADAP LARANGAN PERKAWINAN TUNGGAL WATES DI DESA SIDIGEDE KECAMATAN WELAHAN KABUPATEN JEPARA. Skripsi thesis, UNISNU JEPARA.

[img]
Preview
Text
151410000449_COVER.pdf - Published Version

Download (756kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151410000449_BAB I.pdf - Published Version

Download (443kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151410000449_BAB II.pdf - Published Version

Download (797kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151410000449_BAB III.pdf - Published Version

Download (366kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151410000449_BAB IV.pdf - Published Version

Download (631kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151410000449_BAB V.pdf - Published Version

Download (399kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151410000449_COVER.pdf - Published Version

Download (756kB) | Preview
[img]
Preview
Text
151410000449_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (350kB) | Preview

Abstract

Tinjauan Konsep ‘Urf terhadap Larangan Perkawinan Tunggal Wates di Desa Sidigede Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara. Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, 2019. Dalam hukum Islam, apabila telah memenuhi rukun dan syarat yang telah ditetapkan maka perkawinan sah untuk dilaksanakan. Lain halnya di desa Sidigede kecamatan Welahan kabupaten Jepara, walaupun telah memenuhi rukun dan syarat perkawinan, akan tetapi calon mempelai dalam keadaan tunggal wates (memiliki tanah yang berdampingan) maka tidak boleh melangsungkan pernikahan. Sehinga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menagapa perkawinan tunggal wates dilarang di desa Sidigede dan bagaimana tinjauan konsep ‘urf terhadap larangan perkawinan tunggal wates di desa Sidigede. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Dalam menganalisis penelitian ini, penulis menggunakan metode pendekatan normatif yang berusaha untuk memahami suatu pokok masalah yang terjadi yakni perkawinan tunggal wates kemudian dianalisa pada ushul fiqh dengan teori ‘urf yang didasarkan pada dalil-dalil al-Qur’an dan as-Sunnah. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa faktor yang menyebabkan masyarakat mempertahankan larangan perkawinan tunggal wates di desa Sidigede ini adalah faktor keluarga dan faktor agama. Larangan perkawinan tunggal wates ditinjau berdasarkan konsep ‘urf termasuk dalam kategori ‘urf fasid, karena bertentangan dengan syarat ‘urf yang telah ditetapkan oleh para ulama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Muhammad Husni Arafat.Lc., M.S.I Pembimbing II : Hudi, S.H.I., M.S.I
Uncontrolled Keywords: Larangan Perkawinan, Tunggal Wates.
Subjects: 200 Agama > ISLAM > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.3 Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan > 2X4.31 Nikah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Admin Perpustakaan Unisnu
Date Deposited: 25 Jan 2022 03:40
Last Modified: 25 Jan 2022 03:40
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/1965

Actions (login required)

View Item View Item