STUDI KOMPARATIF TENTANG PERBEDAAN RAKA'AT SHALAT TARAWIH MENURUT IMAM MADZHAB

LATIFATUL MUNAWAROH, NIM : 1210030 (2014) STUDI KOMPARATIF TENTANG PERBEDAAN RAKA'AT SHALAT TARAWIH MENURUT IMAM MADZHAB. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (540kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (482kB) | Preview
[img] Text
BAB IV baru.pdf
Restricted to Registered users only

Download (587kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (462kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img]
Preview
Text
PERLENGKAPAN.pdf

Download (416kB) | Preview

Abstract

Diantara rahmat Allah Swt. kepada manusia adalah Allah mencipatakan manusia untuk beribadah kepadanya,adapun ibadah itu terletak pada rukun islam, rukun islam yang kedua adalah shalat, dan shalat merupakan ibadah yang dibutuhkan hamba untuk mendekatkan diri kepadanya,dan shalat inilah yang mempunyai kedudukan yang amat tinggi dalam syariat islam, dan shalat juga merupakan rasa iman dan takwa hamba kepada tuhan pencipta alam, di dalam satu tahun kita menemu bulan yang penuh berkah, bulan yang terdapat satu malam yang lebih baikdariseribu bulan yaitu bulan ramadhan, bulan ramadhan bukan saja mulia karena Allah SWT mewajibkan hambanya untuk berpuasa dan menyunnahkan shalat qiyamul lail atau sering disebut dengan shalat tarawih. Penelitian ini termasuk jenis penelitian library research, maka dalam penulisan skripsi ini, penulis melakukan pengumpulan data lewat studi dan penelitian kepustakaan terhadap buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang penulis kaji. Dalam menganalisis penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif yang berusaha menggambarkan, menganalisa dan menilai data yang terkait dengan masalah. Hasil yang di dapat dari penelitian ini adalah, banyak pendapat yang menyatakan rekaat sholat tarawih itu berbeda-beda, di antaranya ada yang 11, ada yang 23, ada yang 36. pendapat itu mempunyai dasar hukum yang cukup kuat, dan ada alasan-alasan tersendiri, Jadi, sebenarnya dari penjelasan ini saja bagi yang menyatakan shalat malam dengan tarawih itu sama maupun yang mengatakan berbeda tidak perlu dipersoalkan, dan tidak ada bid’ah dalam jumlah rakaat ini, perbedaan yang ada hanya terbatas mana yang dianggap lebih afdhal, lebih baik atau lebih disukai (mustahab). Dan hendaklah melakukan sholat tarawih, baik yang 11, 23, 36 tetaplah di laksanakan dengan baik, khusuk, tartil dan penuh penghayatan. Kata Kunci: Analisis, Imam Madzhab, Raka’at shalat tarawih.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Ahmad Barowi Sebagai Pembimbing
Uncontrolled Keywords: Analisis, Imam Madzhab, Raka’at shalat tarawih.
Subjects: Hukum Islam > Ibadah > Shalat, Sholat > Shalat Sunnah
Hukum Islam > Fikih dari Berbagai Paham, Mahzab
Depositing User: Pustakawan UNISNU Jepara
Date Deposited: 18 May 2016 09:16
Last Modified: 19 Jan 2018 03:38
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/481

Actions (login required)

View Item View Item