ANALISIS FIQH ḤAḌANAH TERHADAP KONSEP PERLINDUNGAN ANAK DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK

SITI FITROTUN, NIM : 131410000254 (2017) ANALISIS FIQH ḤAḌANAH TERHADAP KONSEP PERLINDUNGAN ANAK DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK. Skripsi thesis, UNISNU Jepara.

[img] Text
1. COVER.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (463kB)
[img] Text
2. BAB I.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (222kB)
[img] Text
3. BAB II.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (419kB)
[img] Text
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (196kB) | Request a copy
[img] Text
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (341kB) | Request a copy
[img] Text
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (125kB) | Request a copy
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (205kB)
[img] Text
8. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (55kB)
[img] Text
SKRIPSI PENUH.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (836kB) | Request a copy

Abstract

Perlindungan terhadap anak menjadi sangat penting karena pelanggaran atas perlindungan anak pada hakikatnya merupakan pelanggaran terhadap manusia. Memberikan perlindungan kepada anak merupakan tindakan yang tepat karena anak-anak dikategorikan sebagai kelompok rentan disamping kelompok rentan lainnya, seperti pengungsi, pengungsi dalam negeri, kelompok minoritas, pekerja migran, penduduk asli pedalaman, dan perempuan. Pada tahun 2014 pemerintah telah mengadakan perubahan dan penambahan terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak melalui Undang-undang Nomor 35 tahun 2014. Melalui Undang-undang Nomor 35 tahun 2014, tujuan untuk memberikan perlindungan terhadap anak-anak Indonesia dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan dipertegas. Sebagai pertimbangan digunakannya fiqh ḥaḍanah untuk menganalisis Undang-Undang tersebut,yaitu di Indonesia mayoritas penduduknya adalah penduduk dominan muslim, sehingga dalam memelihara dan mendidik anak otomatis dipengaruhi oleh nilai dan norma agama Islam. Penting kiranya penulis melakukan penelitian ini dan membahas permasalahan yang timbul dan mengkaji masalah dengan judul: “Analisis Fiqh Ḥaḍanah Terhadap Konsep Perlindungan Anak Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak” penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep perlindungan anak yang ada pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, serta analisis fiqh ḥaḍanah terhadap konsep perlindungan anak pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Sumber datanya adalah data sekunder yang diperoleh melalui bahan kepustakaan. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, serta metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dan analisis data yang digunakan adalah induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sudah sesuai dengan fiqh ḥaḍanah , karena konsep perlindungan anak pada pasal 1 angka 2 dalam undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 sangatlah relevan dengan konsep pemeliharaan anak pada fiqih ḥaḍanah, dikarenakan dalam fiqh ḥaḍanah tersebut perlindungan dilakukan kepada anak-anak baik laki-laki maupun perempuan, anak yang sudah dewasa tetapi belum mumayyiz, serta dari segi tujuannya keduanya saling menjaga dan melindungi anak dari sesuatu yang membahayakan bagi anak baik itu dari kekerasan maupun deskriminasi yang dapat mengganggu jasmani maupun rohaninya. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 juga sudah melibatkan semua pihak untuk bertanggung jawab untuk melindungi anak, dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 juga sudah terperinci dalam melindungi anak baik di bidang agama, kesehatan, pendidikan, sosial, bahkan undang-undang Nomor 35 tahun 2014 juga telah mengatur penyelenggaraan di bidang khusus, yang pada fiqh ḥaḍanah belum dijelaskan secara terperinci mengenai perlindungan di bidang khusus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Nur Kholis Hauqola, S.H.I, M.S.I 2. M. Husni Arafat, Lc., M.S.I
Uncontrolled Keywords: Hak Asuh Anak, Fiqh Hadanah, Cerai
Subjects: 200 Agama > 2X0 Islam > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.2 Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam
200 Agama > 2X0 Islam > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > 2X4.3 Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam > 2X4.33 Perceraian Menurut Islam
Divisions: Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara > Fakultas Syari'ah dan Hukum > Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
Fakultas Syari'ah dan Hukum > Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
Depositing User: Pustakawan UNISNU Jepara
Date Deposited: 16 Oct 2019 02:07
Last Modified: 16 Oct 2019 02:09
URI: http://eprints.unisnu.ac.id/id/eprint/1605

Actions (login required)

View Item View Item